mungkin matanya buta
hingga masih berharap secercah pelita
padahal tubuhnya diselimuti cahaya
ini hanya masalah waktu untuk menyadarinya
tapi jangan salahkan ia yang hampir putus asa menunggu
ia bukan siapa-siapa
hampir-hampir keberadaannya tak berpengaruh bagi dunia
lagipula ia tak butuh apa-apa
satu-satunya harapan begitu sulit dimengertinya
bercermin pada banyak opera yang dilihatnya
ia hanya ingin diam sejenak memeriksa ke dalam hatinya
karena pikiran sudah begitu keruh dan penuh
tapi kini seulas senyum bisa begitu berharga
apa lagi yang harus dikata
apa lagi yang dapat dibuka
agar pelita datang menentramkan jiwa
saat selintas jawaban muncul di kepala
tersungkur ia tak berdaya
buka mata, hati, dan telinga
semua milikMu semua dalam kuasaMu
jalan ini belum terhenti
tuntun ia melangkah kembali
karena janjiMu pasti
كَانَ وَعْدُهُ مَفْعُولًا

hingga masih berharap secercah pelita
padahal tubuhnya diselimuti cahaya
ini hanya masalah waktu untuk menyadarinya
tapi jangan salahkan ia yang hampir putus asa menunggu
ia bukan siapa-siapa
hampir-hampir keberadaannya tak berpengaruh bagi dunia
lagipula ia tak butuh apa-apa
satu-satunya harapan begitu sulit dimengertinya
bercermin pada banyak opera yang dilihatnya
ia hanya ingin diam sejenak memeriksa ke dalam hatinya
karena pikiran sudah begitu keruh dan penuh
tapi kini seulas senyum bisa begitu berharga
apa lagi yang harus dikata
apa lagi yang dapat dibuka
agar pelita datang menentramkan jiwa
saat selintas jawaban muncul di kepala
tersungkur ia tak berdaya
buka mata, hati, dan telinga
semua milikMu semua dalam kuasaMu
jalan ini belum terhenti
tuntun ia melangkah kembali
karena janjiMu pasti
كَانَ وَعْدُهُ مَفْعُولًا

1 komentar:
assalamuallaikum..
salam kenal ka .. puisi" islam ..
aku suka ..
Poskan Komentar